Gaji di Industri Otomotif Terungkap, Karyawan Cukup Puas
Jakarta, CNN Indonesia -- Karyawan perusahaan otomotif di Indonesia, termasuk divisi penjualan (sales) dan pemasaran (marketing), mengaku cukup puas dengan gaji dan tunjangan mereka walaupun tingkat kepuasannya tidak terlalu tinggi, menurut riset yang dilakukan Jobplanet.Situs komunitas online untuk berbagi informasi dunia kerja dan perusahaan ini melakukan riset terhadap 2.500 orang responden yang tersebar di Indonesia. Di antara para karyawan perusahaan otomotif tersebut, sebanyak 7,4 persen adalah karyawan di bidang sales dan 7,5 persen adalah karyawan di bidang marketing.Dari analisis tersebut, Jobplanet menyimpulkan hasil survei dalam skala 0 sampai 5. Poin 5 mewakili penilaian "sangat puas." Secara keseluruhan, karyawan di perusahaan otomotif menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 3,56.Lebih rinci, karyawan sales di perusahaan otomotif menunjukkan tingkat kepuasan 3,60. Sementara karyawan marketing di perusahaan otomotif menunjukkan tingkat kepuasan 3,46."Karyawan perusahaan otomotif cukup puas dengan gaji dan tunjangan mereka, meskipun tingkat kepuasan mereka tidak tinggi," kata CPO Jobplanet Kemas Antonius dalam keterangannya, Jumat (29/7).
Dia mengatakan hal ini terjadi meski 2016 adalah tahun yang menantang bagi dunia industri otomotif, "mengingat lambatnya pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah yang rendah, serta kurangnya daya beli masyarakat."Selain itu, Jobplanet juga menganalisis informasi gaji dari 3.700 karyawan perusahaan otomotif yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengetahui gaji rata-rata mereka. Sebanyak 7,5% di antara mereka adalah karyawan di bidang sales dan 9,4% adalah karyawan di bidang marketing. Karyawan otomotif secara keseluruhan di level staf mendapatkan rata-rata gaji per bulan Rp4.291.000, sementara di level Manajer mendapatkan Rp7.015.000. Rentang gaji staf hingga manajer Rp1.000.000 - Rp37.000.000.Sementara karyawan sales otomotif di level staf mendapatkan gaji per bulan Rp3.835.800 dan Rp7.217.500 di level manajer. Rentang gajinya Rp1.200.000 - Rp15.000.000.
Untuk karyawan marketing, di level staf mendapatkan gaji per bulan Rp4.168.000 dan di level manajer Rp6.741.500. Rentangnya Rp1.180.000 - Rp15.000.000."Perlu diketahui, angka tersebut diperoleh dari perhitungan rata-rata gaji bersih yang diterima oleh para karyawan, termasuk karyawan di bidang sales dan marketing, dan belum termasuk dengan bonus serta tunjangan mereka,” kata Kemas.
Gaji dan tunjangan merupakan bentuk penghargaan dari perusahaan atas kontribusi karyawan, dan sangat memengaruhi kinerja serta tingkat kepuasan karyawan. Setiap perusahaan memiliki standar pengupahan karyawan dan kebijakan mengenai bonus atau tunjangan yang berbeda-beda.\
Dia mengatakan hal ini terjadi meski 2016 adalah tahun yang menantang bagi dunia industri otomotif, "mengingat lambatnya pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah yang rendah, serta kurangnya daya beli masyarakat."Selain itu, Jobplanet juga menganalisis informasi gaji dari 3.700 karyawan perusahaan otomotif yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengetahui gaji rata-rata mereka. Sebanyak 7,5% di antara mereka adalah karyawan di bidang sales dan 9,4% adalah karyawan di bidang marketing. Karyawan otomotif secara keseluruhan di level staf mendapatkan rata-rata gaji per bulan Rp4.291.000, sementara di level Manajer mendapatkan Rp7.015.000. Rentang gaji staf hingga manajer Rp1.000.000 - Rp37.000.000.Sementara karyawan sales otomotif di level staf mendapatkan gaji per bulan Rp3.835.800 dan Rp7.217.500 di level manajer. Rentang gajinya Rp1.200.000 - Rp15.000.000.
Untuk karyawan marketing, di level staf mendapatkan gaji per bulan Rp4.168.000 dan di level manajer Rp6.741.500. Rentangnya Rp1.180.000 - Rp15.000.000."Perlu diketahui, angka tersebut diperoleh dari perhitungan rata-rata gaji bersih yang diterima oleh para karyawan, termasuk karyawan di bidang sales dan marketing, dan belum termasuk dengan bonus serta tunjangan mereka,” kata Kemas.
Gaji dan tunjangan merupakan bentuk penghargaan dari perusahaan atas kontribusi karyawan, dan sangat memengaruhi kinerja serta tingkat kepuasan karyawan. Setiap perusahaan memiliki standar pengupahan karyawan dan kebijakan mengenai bonus atau tunjangan yang berbeda-beda.\
sumber :www.cnnindonesia.com
Komentar
Posting Komentar